Sabtu, 02 Agustus 2014

FARMASI INDUSTRI

FAMASI INDUSTRI








yoo kali ini sedikit pengetahuan tentang apa itu FARMASI INDUSTRI kebetulan saya seorang mahasiswa farmasi di sebuah polteknik di daerah jakarta, apa sih yang dilakukan farmasis dan apa saja kegiatan produksi dan lain-lainnya yang menghasilkan banyak produk obat yang banyak beredar di pasaran .penasaran yoo langsung aja

                                                                   
                                                                                                                                                               
  
   Perusahaan farmasi atau perusahaan obat-obatan adalah perusahaan bisnis komersial yang fokus dalam meneliti, mengembangkan dan mendistribusikan obat, terutama dalam hal kesehatan. Mereka dapat membuat obat generik atau obat bermerek. Menurut definisi yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1799/MENKES/PER/XII/2010, industri farmasi adalah badan usaha yang memiliki izin dari Menteri Kesehatan untuk melakukan kegiatan pembuatan obat atau bahan obat. Adapun obat didefinisikan sebagai bahan atau paduan bahan, termasuk produk biologi yang digunakan untuk mempengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosis, pencegahan, penyembuhan, pemulihan, peningkatan kesehatan, dan kontrasepsi untuk manusia. Sedangkan bahan obat adalah bahan baik yang berkhasiat maupun tidak berkhasiat yang digunakan dalam pengolahan obat dengan standard mutu sebagai bahan baku farmasi.

         
         Industri farmasi memiliki fungsi pembuatan obat dan atau bahan obat, pendidikan dan pelatihan, serta penelitian dan pengembangan. Industri farmasi yang memproduksi obat dapat mendistribusikan atau menyalurkan hasil produksinya langsung kepada pedagang besar farmasi, apotek, instalasi farmasi rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat, klinik, dan toko obat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sedangkan industri farmasi yang menghasilkan bahan obat dapat mendistribusikan atau menyalurkan hasil produksinya langsung kepada pedagang besar bahan baku farmasi dan instalasi farmasi rumah sakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

          Industri farmasi dapat melakukan kegiatan proses pembuatan obat dan atau bahan obat untuk semua tahapan dan atau sebagian tahapan. Setiap pendirian industri farmasi wajib memperoleh izin industri farmasi dari Direktur Jendral Pembinaan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Menteri Kesehatan RI. Adapun persayaratan untuk mendapatkan izin tersebut adalah :
a. berbadan usaha berupa perseroan terbatas
b. memiliki rencana investasi dan kegiatan pembuatan obat
c. mimiliki NPWP
d. memilki secara tetap paling sedikit 3 (tiga) orang Apoteker Warga Negara Indonesia, masing-masing sebagai penanggung jawab pemastian mutu, produksi, dan pengawasan mutu; serta
e. komisaris dan direksi tidak pernah terlibat, baik langsung atau tidak langsung dalam pelanggaran peraturan perundang–undangan di bidang kefarmasian.
Selain persayaratan di atas, industri farmasi juga wajib memenuhi persyaratan CPOB yang dibuktikan dengan sertifikat CPOB. Sertifikat CPOB berlaku selama 5 (lima) tahun sepanjang memenuhi persyaratan. Industri farmasi juga diharuskan melakukan farmakovigilans (seluruh kegiatan tentang pendeteksian, penilaian (assessment), pemahaman, dan pencegahan efek samping atau masalah lainnya terkait dengan penggunaan obat). Apabila dalam proses farmakovigilans tersebut industri farmasi menemukan obat dan atau bahan obat hasil produksinya yang tidak memenuhi standard dan atau persyaratan keamanan, khasiat / kemanfaatan, dan mutu, industri farmasi wajib melaporkan hal tersebut kepada Kepala BPOM.
Industri farmasi dapat membuat obat secara kontrak kepada industri farmasi lain yang telah menerapkan CPOB. Industri farmasi pemberi kontrak wajib memiliki izin industri farmasi dan paling sedikit memiliki 1 (satu) fasilitas produksi sediaan yang telah memenuhi persyaratan CPOB. Industri farmasi pemberi kontrak dan industri farmasi penerima kontrak bertanggung jawab terhadap keamanan, khasiat / kemanfaatan, dan mutu obat.
Industri farmasi wajib menyampaikan laporan industri secara berkala kepada Direktur Jenderal Pembinaan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan tetang jumlah dan nilai produksi setiap obat dan atau bahan obat yang dihasilkan.
Industri Farmasi yang melakukan pelanggaran peraturan dapat dikenai sanksi berupa :
a. peringatan secara tertulis
b. larangan mengedarkan untuk sementara waktu dan atau perintah untuk penarikan kembali obat dan atau bahan obat dari peredaran bagi obat dan atau bahan obat yang tidak memenuhi standard dan persyaratan keamanan, khasiat / kemanfaatan, dan mutu
c. perintah pemusnahan obat dan atau bahan obat jika terbukti tidak memenuhi persyaratan keamanan, khasiat / kemanfaatan, atau mutu
d. penghentian sementara kegiatan
e. pembekuan izin industri farmasi
f. pencabutan izin industri farmasi.












Produksi
Bagian produksi bertugas untuk menjalankan proses produksi sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan sesuai dengan ketentuan CPOB dan cGMP terbaru dan harus selalu update karena obat merupakan komoditi yang memerlukan perlakuan khusus dari mulai bahan baku sampai pengemasan obat.

Pengawasan mutu (QC) QUALITY CONTROL
Bagian pengawasan mutu (QC) bertanggung jawab penuh dalam seluruh tugas pengawasan mutu mulai dari bahan awal, produk antara, produk ruahan, dan produk jadi. farmasi industri

Pemastian mutu (QA) QUALITY ASSURANCE
bagian pemastian mutu (QA) bertugas untuk memverifikasi seluruh pelaksanaan proses produksi, pemastian pemenuhan persyaratan seluruh sarana penunjang produksi, dan pelulusan produk jadi. Dalam hal ini, pemastian mutu adalah suatu konsep luas yang mencakup semua hal yang akan mempengaruhi mutu dari obat yang dihasilkan, seperti personel, sanitasi dan higiene, bangunan, sarana penunjang, dan lain-lain.

Penelitian dan pengembangan (Research & Development/R&D)
Di bagian penelitian dan pengembangan, baik untuk obat baru ataupun me too product, farmasis atau apoteker berperan dalam menentukan formula, teknik pembuatan, dan menentukan spesifikasi bahan baku yang digunakan, produk antara, dan produk jadi. Pengembangan produk ini dilakukan mulai dari skala laboratorium, skala pilot, hingga skala produksi. Di beberapa industri, bagian pengembangan produk juga bertanggung jawab terhadap desain kemasan produk.farmatika

PPIC (Production Planning and Inventory Control)
Bagian ini bertugas merencanakan produksi dan mengendalikan keseimbangan antara persediaan dengan permintaan sehingga tidak terjadi overstock maupun understock. Bagian PPIC ini biasanya juga bergabung dengan bagian gudang (gudang bahan baku, bahan kemas, dan produk jadi) dan dikepalai oleh seorang apoteker.

Pembelian (Purchasing)
Bagian pembelian melayani pembelian bahan baku dan bahan kemas yang dibutuhkan baik untuk proses produksi, proses penelitian dan pengembangan produk, maupun untuk pengujian-pengujian yang dilakukan QC. Kepala atau manager pembelian sebaiknya seorang apoteker karena apotekerlah yang mengetahui tentang bahan baku dan bahan kemas itu sendiri beserta dokumen-dokumen penyertanya sehingga perusahaan tidak salah memilih atau tertipu oleh supplier (pemasok bahan baku atau bahan kemas).

Registrasi
Dalam registrasi obat ke Badan POM diperlukan dokumen-dokumen yang harus disiapkan, seperti dokumen bahan aktif, formula, proses pembuatan, data uji disolusi terbanding, data uji stabilitas, BA/BE dan lain-lain. Data-data tersebut yang mengerti adalah seorang farmasis.

Promosi obat kepada tenaga profesional lain (medical representative)
Apoteker dapat mempromosikan obat kepada tenaga profesional lain seperti kepada dokter karena apotekerlah yang paling mengerti tentang obat sehingga dapat menjelaskan keunggulan produk yang ditawarkannya dari sisi ilmiah. Industri farmasi sekelas novartis dan Pfizer mengharuskan seorang medical representatifnya minimal seorang sarjana farmasi bukan sarjana diluar farmasi dan apoteker
.
Mengapa posisi tersebut diatas diharuskan atau dianjurkan seorang farmasi atau apoteker ? kenapa tidak sarjana lainnya ?

Karena obat adalah komoditi khusus yang memerlukan perlakuan khusus mulai dari bahan baku sampai proses kemasannya tidak sembarang keilmuan dapat menangani komoditi obat
Karena seorang Apoteker dibekali keilmuan terkait farmasi industri secara keseluruhan dari tingkat produksi sampai tingkat manajemen farmasi industri, tidak hanya pada bidang keilmuan farmasi klinis

Bibit Suwoyo ,
masih dalam studi farmasi
Semoga Bermanfaat Wallahu a’lam bishshawab
Sumber : Badan POM. 2006. Pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik. Jakarta. (dengan beberapa tambahan)

daftar obat - obatan mudik

assalamu'alaikum 
di tanggal 1 agustus ini saya baru membuat blog ini maklum sibuk padahal sok sibuk hoho

yoo sobat sehat.. udah telat niih sebenarnya
 berhubung dengan arus mudik setelah HARI RAYA kali ini saya akan memposting DAFTAR OBAT MUDIK yoo simak


Dalam kamus besar indonesia, mudik (mu'dik) bermakna (berlayar,pergi) ke udik (hulu sungai, pedalaman) pulang ke kampung halaman (udik).
Mudik biasanya dimulai pada H-5 dengan puncaknya di H-1 sebelum hari raya Idul Fitri. Sudah punya rencana untuk mudik ? apa saja yang perlu direncanakan ? kalau pada coretan kemarin kita bahas tentang cara penggunaan obat khusus Cara Menggunakan Tablet, Cream Dan Suppositoria Ovula, sekarang kita bahas tentang obat-obatan mudik, Apa saja obat-obatan itu ?

Daftar Obat-obatan Mudik

PPPK
Kita mulai dari perlengkapan P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan. Dalam 1 kotak P3K standar berisi 1 rivanol kecil | 1 kapas gulung kecil | 1 perban kecil | gunting kecil | povidone iodine kecil | balsem kecil. Ada juga paket P3K yang menyertakan kebutuhan lebih lengkap dari yang saya sebutkan, belilah sesuai dengan kebutuhan anda. Pastikan anda membawa perlengkapan ini saat akan melakukan perjalanan panjang. Kotak P3K ini akan mudah anda bawa saat menggunakan kendaraan mobil pribadi. Pastikan perlengkapan ini sudah siap dan lengkap saat anda melakukan perjalanan mudik dengan mobil.

Obat Antimabuk
Motion sickness atau mabuk perjalanan pada beberapa orang sangat peka terhadap gerakan-gerakan tertentu yang mengaktifkan sistem vestibularis (pusat keseimbangan di telinga bagian dalam)  terganggunya sistem ini menyebabkan gejala pusing (dizziness) dan mual. Level neurotransmiter yang berperan yaitu histamin, asetilkolin, dan norepinefrin. Karena itu, obat yang bekerja melawan motion sickness adalah obat yang mempengaruhi atau menormalkan lagi level neurotransmiter ini. Beberapa gerakan penyebab mabuk perjalanan adalah : Turbulensi pesawat, gelombang laut, dan gerakan bus saat perjalanan berkelok dan terjebak kemacetan. Apa bahayanya untuk para pemudik ? mabuk perjalanan yang hebat bisa menyebabkan tekanan darah turun sampai menyebabkan pingsan. Kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi juga bisa terjadi. Kekurangan mineral bisa mengganggu kerja jantung dan otot sehingga kita menjadi lemas dan lesu. Contoh obat : Dimenhidrinat dengan nama paten antimo anak/dewasa, Dramamine.

Catatan : untuk pemudik yang mengendarai kendaraan atau sopir sebaiknya tidak meminum obat ini sebelum perjalanan karena seperti anti histamin lainnya obat ini akan menyebabkan kantuk yang hebat.

Obat Demam
Perkirakan waktu tempuh perjalanan anda juga cuaca yang mungkin berbeda dengan daerah tujuan. Kondisi cuaca di jalanan akan terasa lebih panas atau lebih dingin daripada saat anda di dalam rumah. Faktor cuaca ini akan berpengaruh pada kondisi imunitas dan kesegaran tubuh, sehingga bisa menurunkan imunitas yang ditandai dengan demam.  Jika anda terserang demam saat perjalanan sebaiknya istirahat dan minum obat penurun panas tunggal yang tidak memiliki kombinasi obat lain. Contoh obat : Paracetamol 500mg, ibuprofen 200mg lebih baik dalam bentuk tablet agar praktis dibawa.

Obat Diare
Dalam kondisi mudik pastinya anda akan makan di rumah makan dengan menu makanan yang bermacam-macam. Salah makan terkadang dapat menimbulkan masalah pada pencernaan yang berujung diare akut karena faktor kebersihan dari makanan tersebut. Inti pengobatan diare adalah memberikan cairan untuk menghindari terjadi dehidrasi. Anda cukup membawa 1 obat diare yang banyak beredar di pasaran yang mengandung attapulgit, kaolin, pectine. Contoh obat : Entrostop, Diapet, Loperamid, Oralit.

Catatan : Jika mengalami diare hebat (BAB lebih dari 10x, feces berdarah) sebaiknya langsung dibawa ke RS terdekat

Obat Alergi
Saat perjalanan melintasi kota, provinsi atau mungkin lain pulau, perkirakan kondisi alergi anda jika ada. Banyak bentuk alergi yang terjadi pada tubuh manusia, pada kasus mudik ini perlu diperhatikan adalah kondisi cuaca tempat tujuan mudik apakah sama dengan tempat tinggal sehari-hari atau tidak. Bahan-bahan yang dimasak ketika berada di rumah makan yang kita temui di perjalanan tidak seperti di rumah sendiri yang bisa kita pilah-pilih. Jadi, tidak ada salahnya membawa obat alergi agar bisa tenang menyantap apa saja tanpa khawatir diserang alergi. Contoh obat : Cetirizine, Chlorfeniramine maleat, Dimenhidrinat, Loratadine dll.

Catatan : untuk pemudik yang mengendarai kendaraan atau sopir sebaiknya tidak meminum obat ini sebelum perjalanan karena seperti anti histamin lainnya obat ini akan menyebabkan kantuk yang hebat.

Obat Konstipasi
Konstipasi atau sering disebut sembelit adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana mengalami pengerasan tinja yang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. Banyak penyebab konstipasi, dalam kasus mudik biasanya perubahan pola makan dan asupan makanan yang kurang berserat yang menyebabkan konstipasi. Bahkan kemampuan kita beradaptasi pada suatu tempat juga bisa menjadi penyebabnya. Adaptasi yang dimaksud adalah adaptasi tempat BAB (buang air besar), ada beberapa individu yang tidak nyaman BAB di tempat selain toilet pribadinya. Jika ini terjadi pada saat anda harus mudik maka akan menjadi masalah tersendiri untuk kesehatan anda. Contoh obat : Obat pencahar Bisacodil/Dulcolax, Laxadine dan minum air putih hangat, meminum minuman prebiotik dan probiotik serta biasakan makan makanan berserat.

Obat-obatan Pribadi
Jika saat melakukan perjalanan mudik dan anda sedang berada dalam masa terapi pengobatan maka pastikan jangan lupa membawa obat resep dari dokter. Tebuslah obat sebelum melakukan perjalanan mudik agar perjalanan anda tidak terganggu harus mencari apotek di kota lain terlebih jika obat-obatan yang diminum termasuk obat yang langka di pasaran. Resep obat yang mengandung narkotik dan psikotropik juga tidak diperbolehkan ditebus diluar daerah dokter yang meresepkan. Atur jadwal minum dengan jadwal pemberhentian istirahat anda serta tempatkan obat-obatan pribadi pada tempat khusus tidak tercampur dengan obat umum lainnya. Contoh pasien yang perlu membawa obat-obatan pribadi : pasien Hipertensi, pasien Hiperlipidemia, pasien Diabetes, pasien Asma, pasien Tinggi Asam Urat, pasien Jantung dan pasien penyakit lain yang memerlukan terapi obat-obatan teratur.Biasakan selalu berkonsultasi pada Dokter dan Apoteker terkait terapi obat yang sedang dijalani sebelum melakukan perjalanan jauh.

Lain-lain
Perlengkapan mudik lainnya yang berhubungan dengan kesehatan adalah
  • Minyak angin (minyak angin aromatik, minyak kayu putih dll). Fungsi dari minyak angin ini adalah membuat badan rileks dan nyaman sehingga tidak tegang saat diperjalanan, hal inilah yang menyebabkan minyak angin bisa mencegah mabuk perjalanan.
  • Bisa juga anda tambahkan produk jamu penyegar badan yang mengandung jahe seperti tolak angin, antangin, bintangin dan produk sejenis lainnya.
  • Multivitamin juga diperlukan saat perjalanan anda lebih dari 5 jam agar tubuh tetap fit dan sehat saat ber-Idul Fitri nanti.
  • Gel pembersih tangan yang mengandung antiseptik juga diperlukan saat melakukan perjalanan mudik untuk menjaga kebersihan tangan, karena tangan adalah sumber bakteri yang masuk dalam tubuh.
  • Gel/Cream Otot saat anda bertugas sebagai sopir, ada baiknya anda menyiapkan walaupun dalam bentuk kecil.

Yang paling utama dan terutama dari semuanya adalah berdoa sebelum keberangkatan mudik anda. Catatan penting mengenai obat-obatan mudik ini adalah sopir sebaiknya tidak sembarangan minum obat. Beberapa obat juga harus dilihat dulu efek sampingnya, jika mempengaruhi sistem syaraf pusat sehingga terjadi gangguan kesadaran ringan. Persiapan sopir sebelum mudik adalah seminggu sebelum melakukan perjalanan untuk mempersiapkan kondisi fisik dengan tidur selama lebih kurang 6 jam. Punya pengalaman mudik terkait dengan obat-obatan mudik ? Jika diperlukan lakukan konsultasi obat-obatan yang anda gunakan kepada Apoteker sebelum keberangkatan mudik silahkan share pada kami melalui kotak komentar.

Semoga Bermanfaat Wallahu a’lam bishshawab
Aji Wibowo. S.Farm.,Apt.,M.P.H
Sumber : Berbagai Sumber


Daftar Obat - Obatan Mudik